Imagination World

Welcome ^o^


Halo~ untuk para visitors

Semua tulisan yang ada di blog ini merupakan murni tulisanku, kalaupun ada yang copas pasti aku bakal minta izin dan tulis creditnya. Ada beberapa FF yang juga di share di blog lain, atas permintaanku atau dapat izin dariku. Tapi bukan berarti tulisan di sini bisa dengan mudah di copas.

Semua orang punya karya, untuk berkarya kita harus berusaha. Jadi taukan gimana perasaan orang kalau karyanya di akui orang lain ? Jadi harap pengertiannya untuk tidak mengakui tulisan di sini sebagai karya kalian dengan mengkopipaste, repost, atau apapun.

Untuk menjadi lebih baik, aku sangat memerlukan kritik dan saran kalian para readers. Tapi dengan mempertahankan etika. Jadi jangan lupa untuk leave comment ya ^^

Aku seneng banget kalau kalian para readers mau berteman denganku >,<

ENJOY WITH ME ^o^

Love you 

-sh-

Advertisements

[Vignette] Senja

Baca Fanfiction

Untitled-1

S E N J A

Cast : Im Yoona | Other : Find it by yourself | Genre : Romance, Life | Rating : PG | Author : Equinox | Length : 3.716 Words | Disclaimer : Kisah ini berdasarkan beberapa thread di sebuah roleplay world bernama Paperworld -dengan berbagai penyusuaian kata-. |Recomend song : Sam Tsui – Bring me The Night | Poster by bubbletaro via High School Graphics | The last, Happy reading, guys. Hope you like it 🙂

View original post 3,740 more words

SHINee’s 5th Anniversary Greetings

Subbing SHINee

p17re2s2051444ee81iep3ilm26

My sweet boys~ T.T
All their words are touching!
And Taemin had so much to say..
I’ll change the pics when better scans are found.
[photo source: shinee homepage]

p17re36pqd1lmd1kir6o71ovf13

[From Minho]
SHINee is 5 years old… Thank you… Love you…

__________________

A message from Minho after the 5th Anniversary Fanmeet

[Source: shinee homepage]

View original post

Jojo

When the sad music plays, I think of you. Why can’t I forget you, even though you were cruel? Stay, you’re in my tracks.

Maybe, I WAS BLIND

You said, it’s easy to forget someone like me. But, I DON’T WANNA BELIEVE!!

Alam Bawah Sadar yang Nyata #CeritaMiniWithYou

Taman hujan, sudah. Kebun kupu-kupu, sudah. Rumput berbintang, aku di sini. Menikmati kehangatan genggaman tangannya.

“Sudah malam, kamu harus pulang.” Bisiknya lembut, tangannya sibuk memilin rambut hitamku. Hatiku pilu.

“Sehari lagi, please?” Tangannya turun ke wajahku mengusap air mataku.

“Aku harus pergi.” Dia mendekapku.

“Aku tidak pulang, dan kamu tidak pergi.” Tegasku mengerat di pelukannya. Mendadak kehangatan itu berubah menjadi dingin yang menusuk tulang. Tangisku semakin menyedihkan.

“Kau pergi.” Aku menangisi diriku yang kini memeluk kehampaan. Sendiri.

Ada suara hadir, tangan lembut mengusap air mataku, membuatku penasaran. Selang infus, aeorosol mask, dan banyak tangis haru menyambutku.

Ah, rupanya aku lama tertidur.

Tentang Pesan Moral atau Amanat

Entah kenapa tiba-tiba mau nulis ini..
Sebenernya ini gara-gara kemarin waktu diskusi bahasa Indonesia dan kami berdebat masalah amanat atau pesan moral.

Begitu iseng browsing cari tentang filosofi aristoteles, soalnya aku abis ngomongin aristoteles sama temen, dan aku jadi penasaran, aku menemukan definisi pesan moral atau amanat dan macamnya.

Sebelumnya, kelompokku itu ngotot bahwa amanat itu bisa diambil meakipun suatu perilaku gaada hasilnya tapi kita tahu itu benar atau salah. Dan kelompok lawan ngotot kalo dari suatu perbuatan gaada hasil, gimana caranya kita tahu itu perbuatan benar dan bisa ditiru atau salah.

Dan yang kutemukan? Moral itu ada dua konsep. Konsep pertama dinamakan Deontologis dan konsep kedua dinamakan konsep Teleologis.

Deontologis menyatakan bahwa kualitas etis tindakan tidak berhubungan dengan akibat tindakan, tetapi bertumpu pada tindakan itu sendiri, benar atau salah. Misalnya mencontek itu buruk secara etis yang kita ketahui, jadi mau karena mencontek nilai kita baik atau ngga, tetep aja mencontek itu tidak baik.

Sebaliknya, Teleologis menyatakan bahwa tindakan bersifat netral; baru dinilai benar atau salah setelah melihat akibat atau tujuannya. Sebuah tindakan dikatakan benar jika akibatnya baik, salah akibatnya tidak baik.

Aku dan kelompokku berpaham Deontologis ketika berdebat, sedangkan lawan berpaham Teleologis. Jadi sebenernya kita gaada yang salah ketika berdebat. Wakwak

Heart Sketch

image

Art Lyrics

image